Padang-Pada hari ini kajian dzuhur Surau FEB disisi oleh Prof. Dr. HasdiĀ Aimon, M.Si yang dimoderatori oleh Ibu Siti Rahmi Hidayatullah, M.M., dan pembacaan Al-Quran oleh Bapak Dr. Muhammad Oceano Fauzan, S.E.,M.M Tema yang dibawakan dzuhur kali ini adalah tentang Orang-orang yang mendapatkan petunjuk.

Merujuk kepada firman Allah SWT pada Surat At-taubah ayat 18 yang artinya: ā€œ Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjukā€. Ayat ini mengajak kita untuk memakmurkan masjid. Dalam kata pertama “Innama” merupakan adat al-Qashr, yaitu alat pembatasan. “Innama” berfungsi untuk membangkitkan perhatian pembaca sejak awal ayat, sehingga terfokus pada pesan inti. Penegasan ini memperkuat sisi emosional dengan mengajak pembaca untuk merenungi kedudukan amal mereka.

Ciri-ciri orang yang berhak memakmurkan masjid-masjid Allah adalah: Beriman kepada Allah dan hari akhir, Berserah diri kepada Allah, Mendirikan shalat, Menunaikan zakat, Tidak takut kepada siapa pun selain kepada Allah

Hadis yang menjelaskan tentang keutamaan memakmurkan masjid, antara lain sabda Rasulullah SAW: “Barang siapa membangun masjid bagi Allah untuk mengharapkan keridaan-Nya, niscaya Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah dalam surga.” (Riwayat al-Bukhari, Muslim dan at-Tirmizi dari Usman bin Affan). Banyak keutamaan yang bisa kita ambil dari memakmurkan masjid, semoga kita termasuk menjadi salah satu orang-orang yang memakmurkan Masjid

Scroll to Top